Jangan ada suara kalau syair ku sedang bicara
karena suaraku ingin memutar balik cakra dunia
kenapa orang bijak bicara dengan jumawa
tidak ada yang abadi di jagat raya ini
kecuali ketidak abadian itu sendiri
Padahal duka hidupku abadi
luka hati ku abadi
hati mengusir malam
siang menghardik embun
dan malam menelan matahari
juga abadi
Dari waktu ke waktu
sampai ratusan abad
sejak alam maya pada digelar para dewa
Dendamku pada kamandanu juga abadi
begitu juga dendam ku pada nasib juga abadi
hooo...akan kutebar gelembung dendam rahwana
menyebar ke seluruh mayapada
menutup kayangan di puncak mahameru
Puisi By: Pendekar syair berdarah

0 Comments