Pendekar Syair Berdarah - Dendam Abadi 2

By Dian salosa - Agustus 23, 2020

Sepuluh tahun kujelajahi permukaan bumi
yang semakin tua dan menyebalkan
aku berjalan terseok-seok mengaruhi
lembah dan bukit pengembaraan yang panjang

Aku tidur diatas rumput
sambil meratapi dendam yang tergantung diangkasa raya
bersama bintang-bintang
dendam ada dimana-mana
ada didalam gua menempel didahan-dahan pohon

Larut dalam makananku lebur menjadi satu
dalam aliran darahku
menjadi hantu dalam mimpi-mimpiku
menjadi momok dalam perjalanan hidupku

Sepuluh tahun kuseret langkah-langkahku
tanpa kenal putus asa
Ooohh... dengan apa aku padamkan api dendamku
yang terus membara didalam dada


Puisi By: Pendekar syair berdarah

  • Share:

Kamu Mungkin Juga Menyukai

0 Comments