Duka Lara

By Dian salosa - Agustus 24, 2020


Pekat malam ini setiap jalan ku susuri
hembusan angin-angin menerpa nurani
tercipta rasa gelisah hati menghampiri
teringat perjalanan cinta suci yang pernah terjadi

Tubuh amat tersayat duka lara
begitu dalam sedalam-dalam nya
tak seorang bisa mereda suasana
luka semakin membeku di penghujung kota

Sepanjang lorong jalan jadi saksi
bekas tapak kedua kaki
rembulan pun ikut menyinari seakan memberi
dua insan membuat napak tilas

Tentang bercengkrama berdua bak di atas nirwana
tercipta tawa yang tak dibuat-buat
rasa cinta yang penuh bahagia
namun harus sirna di waktu singkat

Apakah cinta bisa tercipta lagi
layaknya di awal senja?
namun kenyataan nya tidak
hanya surat yang jadi saksi bekas duka cinta

 

Puisi By: Dian salosa

  • Share:

Kamu Mungkin Juga Menyukai

0 Comments